• home

Ini Masalah Urusan Ranjang Yang Sering Dihadapi Pengantin Baru

Pasangan pengantin baru umumnya masih awam tentang seks. Beberapa dari mereka terus mengeksplor gaya bercinta untuk menumbuhkan suasana baru. Namun sebagian pasangan tampak 'kaku' sehingga kehidupan seksnya berjalan datar dan bisa membosankan.

Menurut psikolog sekaligus penulis 'The Men on My Couch, Stories of Sex, Love, and Psychotherapy' Dr. Brandy Engler, pengantin baru memiliki tiga masalah seks yang masih sulit diatasi. Jangan sampai masalah tersebut berlarut-larut hingga Anda merasa aktivitas bercinta menjadi kurang memuaskan. Berikut tiga masalah yang sering dihadapi pengantin baru dan cara mengatasinya:

1. Waktu Bercinta
Engler menuturkan pasangan pengantin baru masih tidak terbiasa mengatur waktu bercinta. Pria umumnya suka bercinta di pagi hari sementara wanita merasa sibuk waktu pagi untuk pergi beraktivitas. Sedangkan wanita lebih menginginkan berhubungan intim yang berjalan santai di malam hari namun beberapa pria memilih waktu malam untuk 'me time'.

"Wanita ingin seks yang santai di sore atau malam hari ketika libur tapi justru pria ingin menghabiskan waktunya untuk menonton bola atau bermain game online," ujar Engler.

Solusi: Engler menyarankan untuk mengambil seks dalam waktu singkat. Sebenarnya menjaga keintiman antara Anda dan suami tidak harus bercinta tapi juga bisa hanya dengan oral seks, berciuman, hingga foreplay saja dapat memuaskan kehidupan seks Anda. Ketika salah satu dari Anda (suami atau istri) sedang ingin bercinta maka tak ada salahnya untuk mengambil seks kilat dalam waktu kurang dari sepuluh menit.

"Biar bagaimanapun pasangan harus mempertimbangkan seks cepat setiap minggu mungkin 15 menit mulai dari ciuman, saling menyentuh, oral seks, dan bercinta," ujar Engler.

2. Tidak Terjadwal
Selain waktu, seks yang tidak terjadwal bisa mempengaruhi kehidupan pernikahan pengantin baru. Bahkan menurut Engler, beberapa pasangan melupakan seks karena terlalu sibuk dengan kegiatan masing-masing.

"Banyak pasangan yang membuat jadwal berolahraga, kegiatan sosial, bekerja, tapi tidak untuk seks. Beberapa pasangan memilihnya untuk melakukannya secara spontan. Padahal tidak selalu seks yang spontan bisa memberikan kepuasan," kata Engler.

Solusi: tak ada salahnya punya jadwal bercinta yang ditentukan oleh Anda berdua sebaga9 pasangan yang baru menikah. Ketika punya jadwal bercinta maka saat sudah waktunya, Anda bisa mencoba untuk menggoda atau merayu suami. Dengan demikian, suasana akan semakin intim.

3. Frekuensi Bercinta
Perhatikan pula frekuensi bercinta. Untuk pasangan pengantin baru tentu akan lebih sering daripada yang sudah bertahun-tahun menikah. Menurut Engler, beberapa pria berpikir setelah menikah 'harus' bercinta minimal sekali setiap hari. Sedangkan wanita cukup seminggu sekali. Perbedaan keinginan tersebut bisa menimbulkan masalah dalam kehidupan rumah tangga pasangan baru menikah.

"Pasangan yang memiliki dorongan seks tinggi bila ditolak bisa menjadi marah atau kesal. Harapan yang berbeda antara Anda dan pasangan bisa menimbulkan masalah," papar Engler.

Solusi: seks bukanlah hal tabu yang perlu didiskusikan antara suami dan istri. Tak ada salahnya Anda dan pasangan mendiskusikan mengenai harapan masing-masing. Jangan sampai keinginan tidak tersampaikan yang membuat Anda atau suami kurang puas dengan kehidupan seks dalam pernikahan kalian. ~ wolipop.detik.com

Makanan Yang Bermanfaat Untuk Menambah Jumlah Sperma

Sedikitnya jumlah sperma, merupakan salah satu penyebab infertilitas atau ketidaksuburan pada pria. Banyak atau sedikitnya jumlah sperma bisa dipengaruhi berbagai hal, salah satunya dari konsumsi makanan.

Penelitian menunjukkan asupan makanan yang mengandung mikronutrien seperti vitamin C, E, asam folat, dan seng bisa membantu meningkatkan kualitas sperma. Berikut makanan yang bisa meningkatkan jumlah sperma seperti dikutip dari Boldsky.com.


#1 Bawang putih
Bawang putih mengandung allicin yang dapat memperlancar sirkulasi darah di seluruh tubuh, termasuk bagian organ intim pria. Sirkulasi darah yang lancar di penis bisa meningkatkan kualitas sperma.

Bawang putih juga kaya vitamin B6 dan selenium yang berguna untuk mengontrol sekresi hormon seks dan mengurangi kerusakan sperma.

#2 Kacang kenari
Kenari mengandung arginin yang dapat meningkatkan volume air mani dan juga produksi sperma. Seperti bawang putih, Kenari juga meningkatkan sirkulasi darah ke penis karena mengandung omega-3 asam lemak.

Lebih dari itu, kenari kaya antioksidan untuk membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

#3 Telur
Telur mengandung vitamin E yang dapat membantu degenerasi jaringan di testis. Telur ternyata juga mengandung antioksidan yang bisa menetralkan radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh. Dengan begitu, telur dapat meningkatkan jumlah sperma.

#4 Buah delima
Antioksidan pada buah delima membantu mengurangi malondialdehid, yaitu penanda radikal bebas dalam tubuh, yang dapat merusak sperma.

Konsumsi buah yang kaya antioksidan seperti ini, juga dapat membunuh radikal bebas dalam tubuh sehingga meningkatkan produksi sperma.

#5 Pisang
Pisang merupakan salah satu makanan terbaik untuk meningkatkan jumlah sperma karena mengandung vitamin A, B1, dan C. Vitamin tersebut bermanfaat untuk meningkatkan jumlah sperma dan juga stamina tubuh.

Selain itu, pisang kaya akan bromelain, yaitu enzim yang berfungsi mengontrol hormon seks.

#6 Cokelat hitam
Cokelat hitam atau dikenal dark chocolate mengandung bahan aktif sebagai L-arginin HCL yang bisa meningkatkan volume air mani dan juga jumlah sperma.

Menurut penelitian, makan coklat hitam dapat membantu pria memiliki orgasme yang lebih baik.

#7 Kerang tiram
Kerang tiram kaya akan zinc yang merupakan mineral yang berperan penting dalam meningkatkan kadar testosteron serta produksi sperma. Konsumsi kerang tiram, bisa meningkatkan hasrat seksual dan membuat pria lebih berenergi. (sumber)

Itulah beberapa makanan yang dapat membantu untuk menambah jumlah produksi sperma pada pria. Selain itu, anda dapat membaca postingan tentang tips bercinta lainnya berikut ini :

Hal Yang Mungkin Terjadi Saat Anda Berhenti Berhubungan Seks

Tips Bercinta - Perceraian, pekerjaan, perjalanan, dan banyak hal lainnya terkadang membuat Anda terpaksa berhenti berhubungan seks. Namun tahukah Anda, bahwa hal ini juga bisa mempengaruhi kesehatan Anda?

Ketika Anda tak lagi bercinta, hal inilah yang biasanya terjadi, dilansir dari Prevention, Minggu, 22/11/2015:


#1 Anda akan merasa lebih gelisah
Seks membuat melepaskan keresahan. Para peneliti dari SKotlandia menemukan bahwa orang-orang yang tidak memiliki kehidupan seksual lebih berat menghadapi situasi sulit, dibanding mereka yang berhubungan seksual minimal dua minggu sekali.

Hal ini karena pada saat berhubungan seks, otak melepaskan hormon yang pembuat rasa senang, seperti endorfin dan oksitoksin. Inilah yang membuat orang yang rutin berhubungan seks merasa lebih tenang dan santai.

#2 Pria jadi lebih berisiko terkena kanker prostat
Pria yang berhenti berhubungan seks kehilangan pelindung mereka terhadap kanker prostat. Sebuah penelitian yang dipresentasikan oleh Asosiasi Urologi Amerika menemukan bahwa pria yang rutin berhubungan seks memiliki risiko terkena kanker prostat 20 persen lebih rendah.

Alasannya? Ejakulasi yang teratur bisa mengeluarkan zat-zat berbahaya dari prostat.

#3 Anda jadi lebih rentan terhadap flu dan demam
Tidak berhubungan seks memang mengurangi paparan kuman, namun sayangnya hal ini juga menurunkan imunitas tubuh Anda.

Para peneliti dari Wilkes-Barre University di Pennsylvania menemukan bahwa orang-orang yang berhubungan sekali atau dua kali seminggu mendapatkan 30 persen tambahan immunoglobulin A (IgA), dibanding mereka yang jarang atau bahkan tidak pernah berhubungan seks.

#4 Risiko Anda terkena infeksi saluran kemih menurun
Hampir 80 persen infeksi saluran kemih terjadi dalam rentang waktu 24 jam setelah seseorang berhubungan seksual. Ketika berhubungan seks, bakteri-bakteri di vagina bisa jadi tertekan masuk ke dalam saluran kemih, sehingga menyebabkan infeksi.

Jadi bagi para wanita, ketika Anda berhenti berhubungan intim, risiko terkena penyakit infeksi juga berkurang.

#5 Akan muncul rasa tidak aman pada hubungan
Tidak berhubungan seksual akan berakibat buruk pada kebahagiaan, kedekatan, dan keamanan hubungan Anda.

"Berada dalam pernikahan tanpa seks bisa merusak percaya diri, menciptakan perasaan bersalah, dan menurunkan level oksitosin dan hormon cinta lainnya," ujar Les Parrott, PhD, seorang psikologi dan penulis dari Saving Your Marriage Before It Starts.

"Hal ini juga bisa meningkat ketakutan bahwa salah satu dari Anda akan mencari penyaluran seksual di tempat lain, yang akan menciptakan suatu paranoia," jelasnya lagi.

Namun, Parrot juga menekankan bahwa pasangan yang tidak berhubungan seks tidak bisa bahagia. Menurutnya, seks hanyalah salah satu cara penyampaian rasa cinta. Berciuman, berpelukan, dan saling memuji dan memberi hadiah juga bisa menciptakan ikatan emosional dengan pasangan.

#6 Risiko disfungsi ereksi meningkat
Prinsipnya bisa dibilang 'gunakan atau hilang'. Pria yang jarang berhubungan seks dua kali lipat lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi, dibanding pria yang bericnta sekali seminggu atau lebih.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Amerikan Journal of Medicine hal ini dikarenakan penis pada dasarnya adalah otot. Hubungan seks yang teratur akan menjadi kekuatan penis, sama halnya berolahraga yang teratur akan mengencangkan otot tubuh Anda.

#7 Anda akan merasa lebih murung
Wanita bisa merasa depresi semakin lama mereka tidak berhubungan seksual, lapor sebuah studi dari Archives of Sexual Behavior. Namun perasaan murung ini ternyata bukan karena kurangnya seks, karena hal yang sama juga dialami oleh wanita yang selalu berhubungan seks menggunakan kondom.

Para peneliti mengatakan beberapa zat yang ada di dalam semen, seperti melatonin, serotonin, dan oksitoksin, bisa jadi berfungsi sebagai pendongkrak suasana hati bagi wanita.

Kehilangan zat-zat inilah yang membuat wanita yang tidak lagi berhubungan seks menjadi mudah murung. (sumber)

Itulah beberapa dampak atau hal yang mungkin terjadi saat anda berhenti dari aktifitas seks bersama pasangan anda. Baca juga artikel lainnya :


Cara Mudah Tingkatkan Kejantanan Untuk Pria

Cara Menambah Kejantanan Pria - Berkurangnya massa otot, kepadatan tulang, gairah seks, hingga kadar testosteron bisa dialami pria yang mendapat penurunan testosteron. Penelitian baru menunjukkan bahwa penurunan hormon tersebut dapat meningkatkan risiko kanker prostat, penyakit jantung, dan bahkan kematian.

Untuk itu, Anda para pria harus mampu melakukan perubahan pada gaya hidup Anda. Ikuti langkah-langkah berikut untuk meningkatkan kejantanan dan memperpanjang hidup Anda.


Kurangi lemak tubuh
Seiring dengan naiknya ukuran pinggang, kadar testosteron Anda juga akan turun. Bahkan, peningkatan 4 poin pada indeks massa tubuh Anda akan meningkatkan 13 kilogram berat badan pada pria dengan tinggi 175 cm, yang akan mempercepat penuaan karena penurunan testosteron.

Besarkan otot bisep
Peneliti Finlandia baru-baru ini menemukan bahwa pria yang mengangkat beban secara teratur mengalami peningkatan kadar testosteron 49 persen. "Saat Anda memperkuat otot-otot Anda, jumlah testosteron tubuh Anda akan meningkat," kata David Zava, PhD, CEO ZRT Laboratorium.

Pilih-pilih lemak
Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Sports Medicine mengungkapkan bahwa, pria yang mengonsumsi semua jenis lemak dalam diet mereka memiliki kadar testosteron tertinggi. Untuk melindungi jantung dan menjaga kadar testosteron yang normal, makan makanan yang tinggi lemak tak jenuh tunggal, seperti yang terdapat pada ikan dan kacang-kacangan.

Hindari alkohol
Dalam sebuah penelitian Belanda baru-baru ini, pria yang minum alkohol dalam jumlah moderat setiap hari selama tiga minggu mengalami penurunan kadar testosteron mereka tujuh persen. Batasi kebiasaan minum Anda untuk menghindari penurunan kadar testosteron.

Kurangi stres
Stres mental atau fisik dapat dengan cepat menekan tingkat testosteron. Stres menyebabkan kortisol melonjak sehingga menekan kemampuan tubuh untuk membuat testosteron dan menggunakannya. (sumber)

Baca Juga Tips Bercinta Lainnya :

Posisi Bercinta Yang Dapat Mengenai G-spot Dengan Mudah

Posisi Bercinta Mengenai G-Spot - Banyak artikel mengungkapkan bahwa “G-spot” adalah Narnia dalam dunia seksual. Zona kesenangan yang mistis ini diciptakan untuk membuat kita kecewa karena kita tidak bisa benar-benar menemukannya. Tapi, dengan cara yang tepat, kita bisa memastikan bahwa itu benar ada.


"G-spot adalah nyata, tapi itu tidak seperti tombol yang dapat Anda tekan. Itu adalah wilayah saraf dan jaringan di sepanjang dinding bagian atas vagina, yang berlokasi beberapa inci dari lubang Miss V wanita," kata pakar seks Jessica O'Reilly, PhD, seperti dilansir dari Womenshealth,Senin (16/11/2015).

Sebagai catatan, sekitar 30 persen perempuan mengaku mereka bisa mendapat klimaks dari stimulasi G-spot. Tetapi jika penetrasi saja tidak memberikan stimulasi, jelajahi sendiri daerah tersebut membantu Anda menemukan G-spot.

Caranya, taruh sedikit pelumas pada satu atau dua jari dan masukkan mereka ke dalam Miss V dengan telapak menghadap ke atas. Rasakan sepanjang dinding atas Miss V (yang dekat dengan perut) sampai Anda merasakan permukaan yang berdesir. Itulah G-spot!

Ketika gilirannya untuk menemukan G-spot saat berhubungan seks dan mendapatkan kesenangan, posisi seks yang paling efektif untuk banyak wanita adalah posisi wanita di atas, kata O'Reilly. Buat tubuh Anda tegak lurus dengan tubuh pasangan Anda. Ini dapat dibantu dengan meletakkan tangan Anda pada pahanya, kemudian kocok pinggul Anda untuk mendapatkan penetrasi yang tepat.

Posisi doggy style juga bisa dicoba. Posisi merangkak di tempat tidur dengan punggung agak melengkung dan siku menopang badan akan membantu Mr P pasangan Anda menyentuh titik sensitif Anda.

“Memang menemukan zona kesenangan ini tidaklah mudah. Yang menarik dari G-spot sendiri, ketika Anda berhasil menemukannya, adalah tidak semua orang suka daerah tersebut disentuh. Ibarat telapak kaki yang bisa membuat orang takut karena geli bila disentuh,” pungkas O'Reilly. (sumber)

Baca juga tips bercinta lainnya :


Tips Untuk Pria Agar Tahan Lama Saat Bercinta

Tips Tahan Lama Pria - Ejakulasi dini adalah salah satu masalah seksual yang paling banyak dialami oleh pria di seluruh dunia. Banyak hal yang dapat menjadi pemicunya, seperti stres, kelelahan, pengaruh obat-obatan tertentu dan masih banyak lagi.

Bukan rahasia lagi bahwa kondisi ini juga seringkali membuat pria merasa malu dan kurang percaya diri di depan pasangan.

Jika Anda salah satunya, ada beberapa tips yang mungkin akan membantu untuk tahan lama di atas ranjang. Berikut ini di antaranya, seperti dilansir dari Ask Men.

Tips Tahan Lama Bercinta Untuk Pria

#1 Bernafas dengan tenang
Seks berkaitan erat dengan otak dan mental. Jika Anda terlalu bersemangat, Anda bisa saja klimaks dalam waktu yang singkat. Jadi, bernafaslah dengan tenang dan buat tubuh menjadi rileks.

#2 Jangan terburu-buru
Banyak pasangan yang sering terburu-buru saat bercinta. Tentu saja klimaks bukanlah hal terpenting. Kualitas hubungan intimlah yang harus dijadikan prioritas. Untuk itu, lakukan segalanya dengan perlahan. Anda bisa menghabiskan waktu lebih lama untuk melakukan pemanasan.

#3 Ganti posisi
Ada beberapa posisi bercinta yang memang dapat membuat pria menjadi lebih cepat mengalami ejakulasi. Nah, jangan bertahan di zona nyaman. Ganti posisi dan lakukan eksperimen bersama si dia.

#4 Atur tempo
Agar tidak mengalami ejakulasi dini, tempo bercinta juga harus diperhatikan. Anda bisa melakukan segala hal dengan santai sambil meningkatkan gairah Anda berdua secara perlahan.

#5 Istirahat
Tak ada salahnya mengambil jeda untuk beristirahat selama beberapa menit sebelum melanjutkan sesi bercinta. Jika Anda merasa hampir mencapai klimaks, hentikan aktivitas di atas ranjang dan Anda bisa bermesraan atau berpelukan. Mulai kembali dengan foreplay. Namun, janga lupa beri pengertian kepada pasangan. (sumber)

Itulah beberapa tips agar tahan lama saat bercinta bagi pria. Baca juga tips bercinta lainnya :

Ini Manfaat Bercinta Setiap Hari

Bercinta Setiap Hari - Aktivitas yang padat, kemacetan dan rasa lelah yang dialami sehari-hari membuat banyak pasangan suami istri seringkali mengesampingkan urusan ranjang. Aktivitas bercinta pun menjadi jarang dilakukan.

Padahal begitu banyak alasan yang seharusnya bisa membuat Anda menyempatkan sedikit waktu untuk bermesraan di atas ranjang bersama pasangan.

Karena jika tidak, percayalah Anda akan merasa rugi setelah mengetahui deretan manfaat bercinta setiap hari, seperti dilansir dari Woman's Day berikut ini.


#1 Turunkan risiko kanker prostat
Menurut studi yang dilakukan Harvard medical School, pria yang ejakulasi lebih sering mengalami penurunan risiko mengidap kanker prostat sebanyak 22 persen.

#2 Mencegah flu dan demam
Para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang bercinta setidaknya dua kali dalam seminggu melepaskan lebih banyak antigen seperti immunoglobulin A yang mampu melawan demam dan flu. Bayangkan jika Anda bercinta setiap hari.

#3 Membuat awet muda dan percaya diri
Studi yang dilakukan peneliti di Skotlandia dan psikolog saraf klinis David Weeks telah membuktikan bahwa mereka yang bercinta setidaknya tiga kali dalam seminggu memiliki tampilan fisik yang awet muda. Tak hanya itu, mereka juga dilaporkan nyaman dan percaya diri dengan diri sendiri.

#4 Menghilangkan nyeri saat menstruasi
Sebuah studi yang dilakukan tahun 2000 lalu menemukan bahwa 9 persen dari 1.900 wanita melakukan masturbasi hanya demi menghilangkan rasa nyeri dan keram karena menstruasi.

#5 Meningkatkan kesuburan
Bercinta lebih sering juga mampu membantu memersiapkan sistem imun tubuh untuk kehamilan, yang tentu saja sangat penting dalam hal meningkatkan kesempatan Anda untuk memiliki buah hati. Hal tersebut diungkapkan oleh sebuah studi baru yang dilakukan di sebuah klinik kesuburan.

#6 Menurunkan tekanan darah dan stres
Studi tahun 2005 lalu menemukan bahwa mereka yang rutin bercinta memiliki tingkat tekanan darah dan respons stres yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang berhubungan seksual. (sumber)

Artikel Serupa :

Ini Alasan Suami Menolak Saat Diajak Untuk Bercinta

Suami Menolak Diajak Bercinta - Pria tidak selalu memiliki mood untuk bercinta, meskipun disebut-sebut gairah seks pria lebih tinggi dari wanita. Menurut data dari The Journal of Sexual Medicine, terjadi penurunan gairah seksual pada pria sebanyak 14,4 persen selama beberapa tahun belakangan. Apa yang menyebabkan pria menolak atau malas bercinta dengan pasangannya? Para ahli memaparkan lima alasannya, seperti dikutip dari Women's Health.


#1 Kurang Percaya Diri
Pria yang takut tidak bisa ereksi lama cenderung mengalami ketidakpercayaan diri dan gairah seksualnya rendah. "Bahkan sekali saja dia mengalami disfungsi ereksi, banyak pria yang berpikir kalau mereka akan mengalaminya lagi dan libidonya pun jadi berkurang," ujar terapis seks Brandy Engler, Ph.D.

Jika suami Anda mengalami kesulitan untuk mempertahankan ereksinya, maka fokuskan pada aktivitas seks yang lain seperti berciuman, berpelukan atau kegiatan sensual lainnya. Foreplay, oral seks atau petting bisa menjadi pilihan sementara menunggu kemampuan ereksinya kembali normal.

#2 Stres
Menurut studi, ini merupakan alasan nomor satu kenapa gairah bercinta pria menjadi rendah. Ketika stres dan banyak pikiran, sistem syaraf akan terganggu dan tubuh melepaskan hormon kortisol yang dikenal sebagai hormon stres. Akibatnya pria pun mengalami kesulitan untuk menikmati aktivitas seks. Jika hal ini terjadi, lakukan foreplay secara perlahan, lembut dan sensual.

#3 Masalah Rumah Tangga
Tubuh dan pikiran sangat berhubungan bagi pria jika sudah menyangkut soal seks. Jika pria memiliki masalah dengan hubungannya tapi hanya dipendam dan tidak coba diselesaikan, atau dia memilih menyimpan perasaannya dari pasangan maka tubuhnya pun akan merespon dengan menolak segala bentuk stimulasi seks.

"Jadi jangan terlalu kaget jika pria tidak selalu tertarik dengan make-up sex (bercinta setelah pertengkaran) karena mungkin dia masih memikirkannya tanpa Anda tahu. Sebaiknya Anda lebih sensitif dengan segala persoalan yang terjadi di luar kamar tidur," saran Brandy.

#4 Bosan
Kebosanan dalam bercinta sangat mungkin terjadi pada pasangan yang telah lama menikah dan itu menjadi salah satu penyebab paling umum menurunnya gairah seks pada pria. Jangan panik, ini bukan berarti dia sudah bosan dengan Anda tapi lebih kepada aktivitas seks itu sendiri. Mungkin saja kegiatan bercinta Anda dan pasangan monoton atau sekadar jadi rutinitas. Maka dari itu berusahalah sedikit untuk lebih bereksplorasi dalam bercinta.

#5 Terlalu Sering Masturbasi
Ada kemungkinan pasangan bermasturbasi lebih dulu sebelum bercinta sehingga ketika tiba sesi seks yang sebenarnya, gairahnya jadi menurun. Menurut terapis seks Ian Kerner, Ph.D., libido pria --terutama ketika usianya bertambah tua-- umumnya berkurang jika mereka masturbasi terlalu sering. (sumber)

Ini Pentingnya Pemanasan Sebelum Bercinta Untuk Wanita

Pentingnya Foreplay Untuk Wanita - Dalam bercinta, foreplay menjadi bagian penting untuk mewujudkan seks sehat dan berkualitas. Terlebih lagi di usia pasangan dan pernikahan yang kian bertambah, foreplay terkadang bahkan lebih penting dari sesi bercinta itu sendiri.

Ketika dilakukan dengan tepat, foreplay tidak hanya meningkatkan kualitas bercinta tapi keharmonisan Anda dan suami secara keseluruhan. Seperti dikutip dari Your Tango, ini empat alasan foreplay penting dilakukan sebelum bercinta.

Pentingnya Pemanasan Untuk Wanita Sebelum Bercinta

#1 Membantu Produksi Cairan Lubrikasi Secara Alami
Kurang produksi lubrikan akan membuat Miss V tidak nyaman atau terasa sakit ketika penetrasi seks. Memakai lubrikan sintetis mungkin bisa jadi solusi, tapi tak selamanya efektif. Bagaimanapun juga yang diproduksi secara alami lah yang lebih baik. Agar Miss V terlumasi dengan baik, stimulasi di titik-titik rangsang perlu dilakukan. Pada wanita, titik rangsang umumnya terdapat pada tengkuk leher, leher, payudara dan paha bagian dalam.

#2 Lebih Mudah Dapatkan Orgasme
Lebih sering foreplay, Anda dan pasangan jadi tahu bagian tubuh mana saja yang paling sensitif untuk distimulasi. Sentuhan sensual yang dilancarkan bisa memicu gairah seks lebih kuat dan akhirnya orgasme pun lebih mudah didapat. Foreplay umumnya tidak perlu berlangsung terlalu lama, cukup beberapa menit untuk meningkatkan gairah pasangan.

#3 Klitoris Jadi Membesar
Ketika mendapatkan rangsangan seks, klitoris wanita umumnya akan membesar. Hal itu akan membuat pria lebih mudah menstimulasi area tersebut dan menimbulkan kenikmatan lebih. Menurut penelitian, ada sekitar 8.000 titik syaraf pada klitoris. Jumlah itu dua kali lebih banyak ketimbang titik syaraf pada penis, ujung jari, bibir dan lidah. Jadi bisa diperkirakan bahwa stimulasi pada klitoris akan jauh lebih efektif ketimbang bagian tubuh lainnya saat ingin membantu wanita lebih cepat dapatkan klimaks ketika bercinta. (sumber)

Suvei: Ini Gaya Bercinta Yang Paling Disukai Pasangan

Gaya Bercinta Paling Disukai - Beragamnya gaya seks bisa membantu pasangan mendapatkan momen bercinta yang lebih menyenangkan dan tidak monoton. Namun ternyata gaya bercinta klasik tetap jadi favorit sebagian besar pasangan.

Berdasarkan survei yang dilakukan SKYN, brand kondom asal Amerika, kebanyakan pasangan cenderung lebih menyukai gaya bercinta yang basic seperti misionaris, doggy style atau woman on top. Penelitian bertajuk 2015 SKYN Condoms Millenial Sex Survey tersebut melibatkan 2.814 wanita dan 2.302 pria berusia antara 18 dan 34 tahun.

gaya bercinta paling disukai

Para responden diminta menjawab kuesioner seputar kehidupan seks mereka. Dari hasil analisa data ditemukan bahwa gaya bercinta doggy style yang paling difavoritkan orang di rentang usia tersebut.

Doggy style lebih disukai ketimbang gaya misionaris yang menempati urutan kedua. Sedangkan cowgirl atau woman on top berada di posisi ketiga sebagai gaya bercinta favorit.

Ada perbedaan antara gaya bercinta favorit pria dan wanita. Dari hasil survei yang dikutip dari Your Tango, tercatat bahwa pria lebih memfavoritkan doggy style ketimbang misionaris. Sementara wanita justru menyukai misionaris dibandingkan doggy style.

Kenapa pria menyukai doggy style, dan kenapa gaya bercinta ini berada di urutan teratas sebagai favorit tentu ada alasannya. Doggy style merupakan gaya bercinta yang dianggap paling seksi dan bisa sangat menyenangkan apabila gairah bercinta suami dan istri sedang tinggi-tingginya. Posisi ini juga memungkinkan klitoris pada Miss V lebih efektif mendapatkan rangsangan ketika distimulasi.

Misionaris pun punya kelebihan tersendiri. Gaya bercinta paling klasik ini sangat romantis dan tidak hanya mendekatkan pasangan secara fisik, tapi juga emosional karena memungkinkan terjadinya kontak mata yang intens ketika bercinta. (sumber)