• home
Home » , » Fenomena Maraknya Bom Buku di Indonesia

Fenomena Maraknya Bom Buku di Indonesia


Bom buku seperti telah menjadi trend baru di Indonesia. Berawal dari bom yang meledak di daerah Utan Kayu yang menciderai seorang anggota polisi (Kasat Reskrim Kompol Rachmawan), sampai dengan hari ini telah berulang kali berita mengenai bom buku ini mondar mandir di siaran berita televisi.

Tak luput dari perhatian pula, seorang artis kawakan Ahmad Dhani mendapat kiriman bom buku ini. Bom ini pada akhirnya diledakkan tim Gegana di halaman rumah pemimpin manajemen republik cinta itu.

Entah apa yang sedang terjadi di Negeri Indonesia ini. Di tengah kisruh dan maraknya isu politik dan sosial, khususnya keagamaan, tiba tiba saja muncul isu teror bom buku yang menyeruak. Hal ini menimbulkan kepanikan tersendiri bagi masyarakat. Bahkan menurut beberapa berita, sudah ada trauma bagi anak-anak yang mengakibatkan mereka takut untuk membuka buku.

Di kalangan masyarakat, hal ini menimbulkan banyak pemikiran dan pendapat tersendiri. Ada yang berpendapat bahwa bom ini adalah gerakan teroris model baru, ada pula yang berpendapat bahwa ini adalah usaha pembunuhan dari golongan tertentu untuk orang yang berdiri 'berseberangan'.

Namun yang paling santer terdengar, bom buku ini adalah sebuah pengalihan isu yang dilancarkan oleh beberapa oknum. Memang hal ini patut diwaspadai, karena saat ini sedang menumpuk isu politik hingga sosial yang begitu krusial. Seperti apa yang telah lewat, sebuah isu baru yang menghebohkan, akan menghapus masalah lain (yang lebih besar) dari perhatian masyarakat.

Lalu mana yang benar?
Semoga pihak yang berwajib dapat segera menemukan pelaku kejahatan ini, dan mengetahui motif sesungguhnya dibalik teror bom buku ini.